iJakarta: Aplikasi Meminjam Buku Secara Gratis

iJakarta merupakan aplikasi perpustakaan digital yang berbasis media sosial. Aplikasi ini merupakan hasil kerjasama antara Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) dengan PT. Woolu Aksara Maya. Tujuan dirilisnya iJakarta sebagai bagian dari Smart City ini adalah untuk meningkatkan minat membaca. Sebenarnya iJakarta telah dirilis sejak akhir 2015 lalu, namun nampaknya belum banyak orang yang mengetahuinya. Bagi saya, perpustakaan digital yang menggunakan e-book ini sangat menguntungkan. Terlebih jika lembar-lembar rupiah di dompet sedang kosong untuk membeli buku dan malas untuk pergi ke perpustakaan. Cara menggunakannya mudah banget. Kamu hanya butuh Android, iPhone, atau Windows PC. Karena saya pakai Android, maka saya hanya perlu mengunduh di Playstore. Gratis kok!

Screenshot_2016-06-21-09-07-24

Tampilan Awal iJakarta

Untuk dapat meminjam, kamu perlu memiliki akun. Bisa langsung terhubung dengan akun Facebook, Google+, atau mendaftar menggunakan email. Setelah terdaftar, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Screenshot_2016-06-21-08-45-53

Koleksi E-book Favorit

Koleksi e-book nya keren-keren kok. Mulai dari buku lama hingga buku baru. Buku-buku ini merupakan koleksi dari beberapa e-Pustaka yang terdaftar. Ada banyak juga buku-buku dari penulis lokal terkenal seperti Mira W, Nh Dini, Ayu Utami, Ika Natassa, Clara Ng, Eka Kurniawan, Tere Liye, dan masih banyak lagi. Selain itu, kamu bisa mencari buku berdasarkan genre (kategori) yang kamu inginkan.

 

Screenshot_2016-06-21-09-02-32

Genre Buku

Selanjutnya kamu perlu mengunduh untuk dapat membacanya. Setelah diunduh, buku akan tetap bisa dibaca meskipun dalam keadaan offline. Sama seperti perpustakaan biasanya, jumlah salinan buku terbatas. Waktu peminjaman pun ditentukan, biasanya hanya 2 hari atau lebih. Jika tertera jumlah salinan 0 copy, maka kamu tidak bisa mengunduh dan harus antre untuk membacanya.

Screenshot_2016-06-21-09-03-59

Antre

Kamu bisa meminjam lebih dari dua judul buku per hari, tergantung sumber e-Pustaka yang dipilih. Buku-buku yang sudah diunduh dapat dilihat di rak buku. Disana tertera detail mengenai masa peminjaman dan persentase halaman yang sudah dibaca.

Screenshot_2016-06-21-09-02-08

Rak Buku

Screenshot_2016-06-21-08-56-47

Tampilan e-book

Sejauh ini saya masih merasa nyaman membaca e-book di iJakarta, selama mata saya diberi waktu istirahat. Oh iya. Selagi istirahat, kamu bisa menandai halaman dengan ikon yang ada di pojok kanan atas. Jadi nanti nggak perlu membaca ulang lagi dari awal. Kamu juga bisa memilih efek Curl agar terlihat seperti membalikkan buku sungguhan.

Karena aplikasi ini juga berbasis media sosial, kamu bisa mengikuti akun orang lain, mengirim ulasan, merekomendasikan buku, atau mengirim pesan. Seru, kan?

Kata Pak Ahok, dikutip dari laman Republika, “Aplikasi perpustakaan digital ini bisa dijadikan sebagai ajang promosi buku dari penerbit. Tanpa harus dicetak, banyak yang bisa dihemat. Jadi, aplikasi ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,”

Satu lagi: menyelamatkan kantong saya nyawa satu pohon.

Nah kan.. Daripada itu handphone/tablet isinya game tawuran online doang, lebih baik isinya perpustakaan digital~

Akhir kata, ada bonus kutipan dari salah satu bukunya Eka Kurniawan.

“Aku tak percaya bapak-bapak anggota dewan, aku lebih percaya kepada dinding toilet.”

For further information about this App, please check https://ijakarta.id/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s